Pendekatan Komunikasi Kesehatan Terintegrasi pada Manajemen Dietetik Pasien Penyakit Hati di Puskesmas Jatibaru
DOI:
https://doi.org/10.64479/jtpm.v2i1.27Keywords:
Komunikasi kesehatan, Manajemen dietetik, Penyakit hati, Edukasi giziAbstract
Penyakit hati merupakan masalah kesehatan yang signifikan dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia. Manajemen diet merupakan komponen krusial dalam penatalaksanaan penyakit hati. Namun, pelaksanaan edukasi dietetik yang komprehensif di fasilitas kesehatan primer sering terkendala oleh keterbatasan waktu konsultasi dan sumber daya tenaga kesehatan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan pendekatan komunikasi kesehatan terintegrasi dalam penyebarluasan informasi manajemen dietetik penyakit hati di Puskesmas Jatibaru melalui kombinasi media leaflet dan edukasi singkat. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Jatibaru selama satu minggu pada bulan Maret 2025 dengan sasaran pasien dewasa (≥20 tahun). Intervensi meliputi distribusi leaflet “Liver Diets” yang berisi prinsip diet hepatoprotektif serta pelaksanaan edukasi singkat selama 3–5 menit. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara informal, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi kegiatan. Program berhasil mendistribusikan sebanyak 30 leaflet dan memberikan edukasi singkat kepada 25 pasien. Sebanyak 30% leaflet diberikan kepada pasien dengan faktor risiko penyakit hati, sedangkan 70% didistribusikan kepada pasien secara acak. Hasil wawancara informal menunjukkan bahwa 83% pasien menyatakan ketertarikan terhadap informasi yang diberikan. Selain itu, ditemukan beberapa miskonsepsi umum terkait hubungan pola makan dengan kesehatan hati yang berhasil diklarifikasi melalui kegiatan edukasi. Pendekatan komunikasi kesehatan terintegrasi efektif meningkatkan akses dan pemahaman informasi dietetik penyakit hati di fasilitas kesehatan primer meskipun dengan keterbatasan waktu konsultasi.
Downloads
References
Azhari, N., & Kurnaisih, E. (2022). Pengaruh Edukasi Melalui Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Siswa Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja The Effect of Education Through Leaflet Media on Students ’ Knowledge About Adolescent Reproductive Health. 4385, 38–43.
Erinaputri, N. (2023). Peran Puskesmas Untuk Mencapai Universal Health Coverage di Indonesia : Literature Review. 1(2), 190–199.
Fadhilah, S. Al, Wulan, N., Ananda, P., Fahriza, M., Marli, N., Syaputri, R., Ramadhani, A. I., Sari, S., Susanti, E., & Octavia, R. (2024). Edukasi Kesehatan Dalam Pemanfaatan Tanaman Kunyit ( Curcuma domestica Val ) Sebagai Pencegah dan Pengobatan Penyakit Hati di Kelurahan Air Putih Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru Health Education on the Use of Turmeric Plants ( Curcuma domestica Val ) as Prevention and Treatment of Liver Disease in Air Putih Village , Tuah Madani District , Pekanbaru City. 47–49.
Hamzah, Akbar, H., & Sarman. (2021). Pencegahan Penyakit Tidak Menular Melalui Edukasi Cerdik. 3(1), 83–87.
Harahap, H., Irfannuddin, I., & Murti, K. (2018). PENGARUH DIET KETOGENIK TERHADAP EKSPRESI Ki-67, CASPASE-3, DAN MDA PADA JARINGAN HATI. Jurnal Online Universitas Jambi, 6(November).
Hati, F. S., & Kurnia, A. R. (2023). EVALUASI SKOR PRE-TEST DAN POST-TEST PESERTA PELATIHAN PELAYANAN KONTRASEPSI BAGI DOKTER DAN BIDAN DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN DI BKKBN PROVINSI JAWA TENGAH. Jurnal Pendidikan Dan Pelatihan, 7(1).
Koh, H. K., Brach, C., Harris, L. M., & Parchman, M. L. (2022). A proposed “health literate care model” would constitute a systems approach to improving patients’ engagement in care. Health Affairs, 41(2), 1–8. https://doi.org/https://doi.org/10.1377/hlthaff.2021.01455
Machmud, R. (2001). Strategi pencegahan penyakit dan promosi kesehatan untuk penyakit perlemakan hati. 24–29.
Masta Haro, S.Kep., Ns., M. H. K., Aliyah Fahmi S.Si., M. S., Lea Ingne Reffita, S.ST.Keb., M. K., Neny Setiawaty Ningsih, S.Si.T., M. K., Neni Sholihat, S.Psi., M.Psi., P., Ns. Nike Puspita Alwi, M. K., Wahyuningsih, S.KM., M. K., Moh. Adib, SKM., M. K., Rosdiana, SKM., M. K., Dr. Abdul Malik Iskandar, M. S., Rini Fitriani Permatasari, S.Psi., M. A., & Rumainur, M. P. . (2022). KOMUNIKASI KESEHATAN.
Mutia, D., & Budhiarta, F. (2017). Penatalaksanaan dan edukasi pasien sirosis hati dengan varises esofagus di RSUP Sanglah Denpasar tahun 2014. 8(1), 19–23. https://doi.org/10.15562/ism.v8i1.106
O’Donnell, A., Kaner, E., Wright, S., & Ward, S. (2021). Educational interventions for improving health literacy in primary care: A systematic review. Patient Education and Counseling, 104(2), 271–280. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.pec.2020.08.012
Prasetya, E. P., Abdulrahman, & Rahmalia, F. (2018). Pemberdayaan masyarakat tentang kesehatan, pendidikan dan kreatifitas. 02.
Putro, A., Santoso, R., Dyah, D., & Dyah, A. (2022). Sosialisasi Pemanfaatan Buah (Pisang) Untuk Kesehatan Hati Dan Pemeriksaan Urine Untuk Kesehatan. 499–505.
Rahmadiana, M. (2012). KOMUNIKASI KESEHATAN : SEBUAH TINJAUAN. Jurnal Psikogenesis, 1(1), 88–94.
Rosida, A. (2016). Pemeriksaan laboratorium penyakit hati. 12, 123–131.
Syahruddin, F. I., Karina, D., & Hattah, A. (2025). PkM Deteksi Dini dan Edukasi Penyakit Fatty Liver ( Perlemakan Hati ) pada Masyarakat di Desa Paddinging , Kabupaten Takalar. 6(1), 8–16.
Tendler, D., Lin, S., Yancy, W. S., Mavropoulos, J., Sylvestre, P., Rockey, D. C., & Westman, E. C. (2007). The Effect of a Low-Carbohydrate , Ketogenic Diet on Nonalcoholic Fatty Liver Disease : A Pilot Study. 589–593. https://doi.org/10.1007/s10620-006-9433-5
Wilda Yunieswati, S.Gz, M. S. (2023). Modul praktikum mk. dietetik penyakit infeksi dan defisiensi. 54.
Wiliyanarti, P. F. (2018). Buku Ajar Gizi dan Diet.
Williams, R. (n.d.). Global Challenges in Liver Disease. 521–526. https://doi.org/10.1002/hep.21347
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat © 2025 by PT Teras Digital Nusantara is licensed under CC BY-SA 4.0







