Edukasi Pemberian Makanan Pada Bayi Dan Anak (PMBA) Berbahan Dasar Pangan Lokal Labu Kuning
DOI:
https://doi.org/10.64479/jtpm.v2i1.25Keywords:
penyuluhan, Mpasi, PMBAAbstract
Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang masih banyak ditemukan di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Rasanae Timur. Salah satu faktor penyebabnya adalah pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak adekuat baik dari segi jumlah, frekuensi, maupun kualitas zat gizi. Pemanfaatan pangan lokal seperti labu kuning (Cucurbita moschata) dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas MP-ASI karena labu kuning mengandung karbohidrat, serat, vitamin A, serta mineral penting untuk pertumbuhan anak. Namun, pengetahuan ibu balita mengenai pengolahan dan manfaat labu kuning masih rendah, sehingga diperlukan kegiatan edukasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang bergizi dan terjangkau dengan memanfaatkan pangan lokal, khususnya labu kuning. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, diharapkan ibu-ibu dapat memahami pentingnya pemberian makanan yang sesuai dengan kebutuhan gizi anak. Kegiatan edukasi dilakukan di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Rasanae Timur selama 1 hari, yaitu di posyandu telaga hijau Kel.Dodu. Pemaparan materi tentang gizi bayi dan anak serta manfaat labu kuning.
Kesimpulan dari kegiatan Edukasi PMBA dalam Pemberian Makanan Tambahan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Ibu tentang PMBA terkhusus PMT melalui praktik pembuatan MPASI berbahan Dasar Lokal Labu Kuning.
Downloads
References
Adawyah, R., Puspitasari, F., & Suhanda, J. (2024). Pengolahan Cendol Ikan Patin Dengan Penambahan Labu Kuning Sebagai Pemberian Makanan Tambahan Sehat. AQUANA: Jurnal Pengabdian Kepada Maysyrakat, 5(Desember), 31–39.
Ambarwati, R. (2020). Pengembangan Makanan Tambahan Berbasis F100 Dengan Substitusi Tepung Labu Kuning Dan Tepung Pisang. Journal of Nutrition College, 9(2), 121–128. https://doi.org/10.14710/jnc.v9i2.27033
Aryanti, N., Sari, D., & Kalsum, U. (2024). Edukasi dan Pelatihan Pemberian Makan Bayi dan Anak dari Bahan Lokal bagi Ibu Balita dan Ibu Hamil. JAGRI: Jurnal Abmas Negeri, 5(2), 453–460.
Astuti, fenny R., & Budiyarti, Y. (2023). Pengaruh Pemberian Makanan tambahan (PMT) Labu Kuning dan Ikan Gabus Terhadap Status Gizi Ibu Hamil Dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK). Jurnal Ilmiah Hospitality, 12(2), 605–614.
Irwan, I. N. (2023). Hubungan Riwayat Pemberian Makanan Bayi Dan Anak (PMBA) Dengan Pencegahan Terjadinya Stunting Pada Balita Usia 24–59 Bulan Di …. http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/29282/%0Ahttp://repository.unhas.ac.id/id/eprint/29282/2/K012202072_tesis_15-08-2023 bab 1-2.pdf
Purwaningsih, R. T., & Rofiqoch, I. (2024). Tingkat Pengetahuan Ibu Pemberian Makan Bayi Dan Anak ( PMBA ) Dengan Status Gizi Baduta Usia 12-24 Bulan Di Desa Ajibarang Wetan Tahun 2024. NersMid: Jurnal Keperawatan Dan Kebidanan, 0231, 135–148.
Rahmuniyati, M. E., Bintari, C. M., & Mukaromah, H. (2022). Edukasi Pemberian Makan Pada Bayi Dan Anak (Pmba) Untuk Pemenuhan Asupan Gizi Anak. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 1026–1030. https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2866
Raniati, R., Iswarawanti, D. N., Mamlukah, & Badriah, D. L. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) Usia 6 Sampai Dengan 24 Bulan pada Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Puskesmas Paseh Kabupaten Sumedang 2022. Media Informasi, 19(1), 103–109. https://doi.org/10.37160/bmi.v19i1.74
Rony Asi, D. (2022). Pengaruh Pelaksanaan Konseling Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu yang Memiliki Anak Usia 6-23 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Merapi I Kabupaten Lahat Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA, 5(2), 356–369. https://doi.org/10.32524/jksp.v5i2.682
Tanuwijaya, R. R., Djati, W. P. S. T., & Manggabarani, S. (2020). Hubungan Pengetahuan Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) Ibu Terhadap Status Gizi Balita. Jurnal Dunia Gizi, 3(2), 74–79. https://ejournal.helvetia.ac.id/jdg
Tasmi, L., & Siahaan, G. (2022). Hubungan Pola Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) Usia 6-24 Bulan dalam Upaya Penurunan Resiko Stunting di Desa Sungai Jernih Kabupaten Muratara Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA), 1(2), 47–51.
Wahidah, M. N., Prawiswati, K. T., Kusuma, D. S., & Felda, N. E. (2023). Pemanfaatan Inovasi Olahan Puding Alami Guna Meningkatkan Tumbuh Kembang Balita di Desa Kalisalam. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(3), 1873–1878.
Wahyuni, S., & Wahyuningsih, A. (2016). Pemberian makan pada bayi dengan kenaikan berat badan bayi di kabupaten Klaten. RAKERNAS AIPKEMA, 002, 349–354.
Yudianti, Hapzah, Nurliah, & Nirbaya. (2024). Penguatan Praktik Pemberian Makanan pada Bayi dan Anak (PMBA) Melalui Simulasi dan Demonstrasi Pemberian MP-ASI. Abdimas Universal, 6(1), 27–32. http://abdimasuniversal.uniba-bpn.ac.id/index.php/abdimasuniversalDOI:https://doi.org/10.36277/abdimasuniversal.v6i1.372
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat © 2025 by PT Teras Digital Nusantara is licensed under CC BY-SA 4.0







